Angkat Karisma Asuransi, Allianz Life Kupas Banyak Faedahnya
freepik.com

Angkat Karisma Asuransi, Allianz Life Kupas Banyak Faedahnya

Allianz Life Indonesia mengetahui jika kesadaran warga berkaitan asuransi sebagai produk keuangan dipandang masih rendah atau mungkin tidak sebagus produk keuangan yang lain. Ini didorong oleh rendahnya literatur masalah produk asuransi di Indonesia. Jika dibanding lewat produk perbankan, karena itu produk asuransi kalah karisma. Karena itu, PT Asuransi Allianz Life terus menggerakkan pentingnya pengetahuan yang bagus akan produk asuransi yang dipunyai setiap masing-masing nasabah atau calon nasabah untuk jamin pengalaman berasuransi yang maksimal. Beragam usaha untuk mendidik warga akan literatur sekitar asuransi terus dilaksanakan Allianz secara stabil. Ini kali Allianz Life Indonesia mendatangkan Media Workshop: Life and Health Insurance 101.

Acara bertema “Apa Saja yang Perlu Dijumpai supaya Terbuka Asuransi” ini kupas sekitar info berkaitan beberapa hal fundamental yang penting dimengerti sekitar asuransi jiwa dan asuransi kesehatan untuk memberikan pengetahuan yang lebih dalam. Masalah apa yang penting dipahami oleh warga sebelum dan setelah memilih untuk beli asuransi. Chief Pemasaran Officer Allianz Life Indonesia, Karin Zulkarnaen menjelaskan, jika aktivitas ini sebagai wujud bentuk riil Allianz dalam meluaskan capaian pembelajaran berkenaan produk dan service asuransi ke warga Indonesia lebih luas kembali.

“Lewat beragam aktivitas, kami memiliki komitmen untuk selalu mendidik nasabah dan warga akan pengetahuan berkaitan asuransi atau literatur keuangan lebih luas. Dengan mengikutsertakan rekanan media yang mempunyai peran penting pada proses info dan sosialiasi, kami mengharap usaha bersama ini bisa merealisasikan kesadaran berasuransi yang makin bertambah di Indonesia,” tutur Karin. Literatur dan inklusi keuangan di bidang asuransi berdasar Survey Nasional Literatur dan Inklusi Keuangan pada 2019 kalah jika disamakan dengan industri perbankan. Jika inklusi perbankan terdaftar 73,88%, karena itu index inklusi keuangan asuransi pada 2019 baru capai 13,15%.

Oleh karena itu dalam materi workshop ini kali, Allianz Life menjelaskan dengan detail dan dalam sekitar beberapa dasar asuransi jiwa dan kesehatan. Berkaitan dengan asuransi jiwa, aktivitas ini mengulas beberapa macam pembagian asuransi jiwa, beberapa pihak yang tertera dalam polis asuransi, posisi penting pada proses pembelian asuransi sampai poin utama yang penting dicheck dalam membaca polis asuransi. Beberapa dasar pembelajaran berkaitan asuransi kesehatan yang ikut dikatakan terhitung tipe dan peranan dari asuransi kesehatan, waktu terbaik untuk mempunyai asuransi kesehatan, dan pelindungan atas resiko Covid-19 dalam asuransi kesehatan.

Beragam faedah dari berasuransi membutuhkan ketelitian dan pengetahuan dari calon nasabah atau nasabah agar bisa memberi pelindungan optimal sesuai keperluan.

Agen Program Head Allianz Life Indonesia Aditya Sumirat menerangkan, minimal ada tiga faksi yang ingin berasuransi. Yaitu yang menerima polis, tertanggung, dan yang menerima faedah. Calon nasabah diingatkan untuk jeli saat sebelum beli produk asuransi. Di mana tiap detil info dan data yang diterima pemegang polis harus dikenang belum, hingga tidak ada kekeliruan yang akan datang. Dimulai dari siapakah pemegang polis, yang menerima faedah, tertanggungnya, preminya berapakah harus terang. Yakinkan itu betul. Tidak ada salah catat nama. Tidak ada salah angka, UP (uang pertanggungan) yang disodorkan. Seterusnya, nasabah bisa pastikan faedah yang diberi produk asuransi. Menurutnya, setiap produk asuransi mempunyai pengecualian resiko untuk memberi uang penanggungan. Adapun calon nasabah dapat minta keterangan langsung dari tenaga pemasar produk asuransi.

Lewat program ini Allianz mengharap bisa selalu memiliki komitmen sebagai pion dalam memberi pembelajaran untuk tingkatkan kesadaran dan pengetahuan warga mengenai keutamaan pilih dan mempunyai produk asuransi sebagai pelindungan jiwa dan kesehatan di periode mendatang. Asuransi dijelaskan mempunyai banyak faedah untuk pastikan keamanan keuangan diri dan keluarga saat terjadi suatu hal yang tidak diharapkan. Sekarang ini beragam produk asuransi sudah ada untuk memberi perlindungan untuk beberapa nasabahnya. Tetapi diingatkan pentingnya ketelitian dan pengetahuan warga untuk pilih produk Asuransi yang pas supaya keperluan pelindungan tercukupi dan pengendalian keuangan dapat maksimal. Dalam pada itu berdasar data Kewenangan Jasa Keuangan (OJK), penetratif industri asuransi nasional semakin meningkat sepanjang wabah. Sampai Juli 2021, tingkat penetratif asuransi capai 3,11%. Angka ini bertambah dibanding tahun akhir 2020 yang capai 2,92%. Berdasar data Federasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pada kwartal I 2021 jumlah polis asuransi jiwa ikut bertambah sejumlah 1,8% atau sekitar 17,78 juta year on year (yoy). Dan, polis perseorangan tumbuh 2,7 % yoy jadi 17,24 juta. Dalam jumlah warga Indonesia sekarang ini sekitar +272,dua juta orang, terang jika kesempatan perkembangan masih lebar terbuka. Satu diantaranya dengan pendayagunaan tehnologi, karena digitalisasi diharap bisa memicu pengembangan produk dan service Asuransi supaya bisa lebih bagus kembali pada mencapai semua kalangan masyarakat. “Tentu saja alih bentuk digital yang digerakkan perusahaan ini perlu disertai dengan tata urus dan management resiko yang bagus, terutamanya dalam tingkatkan kualitas servis, lingkup pelindungan dan transisi perjalanan customer untuk tentukan produk yang terbaik untuk individu masing-masing,” tutur Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon di peluang yang lain. Dia percaya diri saluran distribusi digital ini akan berkembang lebih jauh yang akan datang bersamaan dengan kenaikan kualitas tata urus dari aktor industri asuransi jiwa. “Industri asuransi sebagai industri yang besar. Dengan asset lebih dari Rp500 triliun, industri asuransi bisa menolong pembangunan pemerintahan lewat peletakan investasi. Jumlah ini akan semakin jika penetratif asuransi jiwa semakin meningkat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *