Berita Terkini :

Headline :Jembatan Raja Kecik Kota Batam

AMBON, Beritarakyatnews.com - Berkas dukungan dua pasangan Cagub independen dikembalikan setelah rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Maluku....... Baca selengkapnya
1 2 3 4 5 6

APARAT HUKUM DIMINTA SEGERA PERIKSA SMPN 1 TANJUNG BINTANG

Written By zai zainuddin on Jumat, 13 Juni 2014 | 01.09

APARAT HUKUM DIMINTA SEGERA PERIKSA SMPN 1 TANJUNG BINTANG  

Berita Rakyat News - Diminta kepada aparat penega hukum Provinsi Lampung, lakukan Pemeriksaan terhadap SMPN 1 Tanjung Bintang terhadap Penggunaan Dana Biaya Oprasional Sekolah (BOS) tahun 2013.

Menurut data yang diperoleh dari  website kementerian dan kebudayaan atas laporan penggunaan Dana Bos oleh SMP 1 Tanjung Bintang Lampung Selatan tahun 2013,ketika dikonfirmasi berita rakyat news.com dan LSM Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARAK), Sukirman SPd.Kepala Sekolah SMPN 1 Tanjung Bintang,” Mengatakan salah ketik, nanti akan diperbaiki,”Katanya.

Menurut analisa LSM Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARAK), “ ini sangat tidak profisional,begitu mudahnya kepala sekolah merubah data yang sudah ditampilkan di website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,”kepala sekolah telah melakukan pembohongan kepada pihak Kementerian dan Kebudayaan dan Publik,

DATA ke 1:

Rekap Penggunaan Dana SMP SMP NEGERI 1 TANJUNG BINTANG- LAMPUNG SELATAN Provinsi LAMPUNG Tahun 2013
No
Komponen
Triwulan 1
Triwulan 2
Triwulan 3
Triwulan 4
1
Pengembangan Perpustakaan
0
0
0
0
2
Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru
10,546,000
0
10,546,000
0
3
Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa
26,840,000
13,435,000
26,840,000
16,730,000
4
Kegiatan Ulangan dan Ujian
4,619,500
32,649,000
4,619,500
23,838,000
5
Pembelian bahan-bahan habis pakai
22,318,000
25,355,000
22,318,000
31,200,000
6
Langganan daya dan jasa
6,080,000
4,980,000
6,080,000
4,210,000
7
Perawatan sekolah
18,938,000
18,938,000
18,938,000
15,721,000
8
Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer
11,025,000
6,125,000
11,025,000
19,025,000
9
Pengembangan profesi guru
30,766,000
29,900,500
30,766,000
12,543,500
10
Membantu siswa miskin
0
0
0
0
11
Pembiayaan pengelolaan BOS
750,000
500,000
750,000
450,000
12
Pembelian perangkat komputer
0
0
0
0
13
Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS
0
0
0
0
Total Penggunaan
131,882,500
131,882,500
131,882,500
123,717,500
 
Hubungi Kami
Kompleks Kementerian Pendidikan Nasional
Jl. Jendral Sudirman Gedung E lt 15-17, Senayan Jakarta- Indonesia
  • Alamat web http://bos.kemdiknas.go.id
  • Nomor telepon : 0-800-140-1299 dan 0-800-140-1276 (bebas pulsa) 021-5725980 dan 021-5725632
  • Faksimil : 021-5731070, 021-5725645, 021-5725635

DATA ke 2 yang sudah dirubah :

Rekap Penggunaan Dana SMP SMP NEGERI 1 TANJUNG BINTANG- LAMPUNG SELATAN Provinsi LAMPUNG Tahun 2013

No
Komponen
Triwulan 1
Triwulan 2
Triwulan 3
Triwulan 4
1
Pengembangan Perpustakaan
350,000
0
0
0
2
Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru
0
0
11,018,000
0
3
Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa
30,902,000
16,612,500
18,263,000
10,250,000
4
Kegiatan Ulangan dan Ujian
32,653,000
50,600,000
0
27,922,600
5
Pembelian bahan-bahan habis pakai
41,407,500
37,327,400
57,745,600
52,263,500
6
Langganan daya dan jasa
1,075,000
2,207,600
1,052,900
1,613,900
7
Perawatan sekolah
1,690,000
0
18,528,000
0
8
Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer
13,725,000
20,865,000
20,965,000
24,165,000
9
Pengembangan profesi guru
8,580,000
3,820,000
3,860,000
3,230,000
10
Membantu siswa miskin
0
0
0
0
11
Pembiayaan pengelolaan BOS
1,500,000
450,000
450,000
900,000
12
Pembelian perangkat komputer
0
0
0
0
13
Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS
0
0
0
3,372,500
Total Penggunaan
131,882,500
131,882,500
131,882,500
123,717,500
 

Social Network

TwitterFacebook

Resource Links

Hubungi Kami

Kompleks Kementerian Pendidikan Nasional
Jl. Jendral Sudirman Gedung E lt 15-17, Senayan Jakarta- Indonesia

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.51/2011 tentang petunjuk juknis penggunaan Dana BOS dan Peraturan Menteri Keuangan Dalam Negeri No.62 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan Dana BOS,Peraturan Menteri Keuangan No. 201/PMK.07/2011 tentang Pedoman Umum  dan Alokasi BOS Tahun Anggaran  2012,menetapakan Batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai (honor guru/tenaga kependidikan honorer dan honor-honor kegiatan) di sekolah negeri sebesar 20% dari total dana BOS yang diterima oleh sekolah dalam satu tahun dan kompetensi tenaga pustakawan, Pengembangan database Perpustakaan, Pemeliharaan perabot perpustakaan. Untuk kegiatan ini ditentukan minimal 5 % dari keseluruhan dana BOS,


 “Diminta kepada yang berwenang menindaklanjuti masalah ini, diantaranya,kepada Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam melakukan audit di sekolah,perlu memperhatikan penggunaan dana bos,yang sudah ditetapkan dalam batas maksimal, juga Pengawas SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota kepada Sekolah,serta Inpektorat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota,dengan melakukan audit sesuai dengan ketentuan dan juga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanjung Bintang Lampung Selatan, habiskan Dana BOS tahun 2013, Tujuh Puluh Dua Juta Rp.72.533,000,00; untuk perawatan Sekolah dan Pengembangan Profesi Guru sebesar Seratus Tiga juta sembilan ratus tujuh puluh enam Ribu Rp.103,976,000,00; menggunakan dana Biaya Oprasional Sekolah (BOS) pada tahun 2013, “diduga telah melanggara Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.51/2011 tentang petunjuk juknis penggunaan Dana BOS dan Peraturan Menteri Keuangan Dalam Negeri No.62 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan Dana BOS.
“Tim pengawas Dana BOS Lampung Selatan, agar meningkatan pengawasannya terhadap penggunaan Dana bos,disekolah-sekolah, ”jangan biarkan uang rakyat digerogoti oknum yang pintar membodohi Masyarakat di Indonesia.
“Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota agar menindak tegas terhadap kepala sekolah yang seenaknya merubah data laporan di website kementerian pendidikan dan kebudayaan terkait pengeluarkan tentang besaran biaya yang dilaporkan,seperti biaya perawatan sekolah dan biaya Pengembangan Profesi Guru,supaya tidak seenaknya saja membuat angkan penggunaan Dana BOS, “jika memang benar itu dilakukan tentu kepala sekolah harus bisa memperlihatkan bukti-bukti Perawatan Sekolah yang mendapatkan perbaikan, dan Pengembanagan Profesi Guru , dimana dan kapan dilaksanakan,” jika tidak dapat memperlihatkan itu, jelas diduga Kepala Sekolah menyelewengakan Dana BOS,” kami dari Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARAK) bekerja sesuai protap/fungsi dan Undang-Undang yang berlaku untuk mengawal setiap Kegiatan/Program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat/Daerah. LSM Barak akan segera melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib.(ZAINUDDIN-AKTIFIS BARAK).



DINAS PENDIDIKAN ADAKAN RAPAT KOORDINASI TEKHNIS DENGAN KAB / KOTA BIDANG PNFI

Written By zai zainuddin on Kamis, 22 Mei 2014 | 07.08

DINAS PENDIDIKAN ADAKAN RAPAT KOORDINASI TEKHNIS DENGAN KAB / KOTA BIDANG PNFI

Banten –Berita Rakyat News.Com. Dalam menjalankan pembangunan  di bidang pendidikan Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan Prov.Banten telah mengadakan Rapat Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab / Kota Prov.Banten di Hotel Ledian beberapa waktu yang lalu, pada Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal.
Hudaya Latuconsina mengatakan di ruang kerja nya, bahwa kegiatan rapat koordinasi tekhnis di bidang PNFI ini di lakukukan setiap tahun sekali, karena rapat koordinasi in sangatlah penting, selain itu untuk menghindari adanya tumpang tindih antara program satu dengan lembaga dengan lembaga lain nya, pada rapat koordinasi ini kami berharap kepada Kab / Kota Prov.Banten untuk memberikan program yang mana pihak kami akan memfasilitasi dan akan menindaklanjutinya. Untuk itu pihak Kab / Kota harus fokus ke satu program, sehingga program tersebut bisa di laksanakan pendidikan Non Formal dan Informal ini dengan baik, karena bidang di PNFI ini mempunyai spsifik diantara nya penguatan kepada aspek keterampilan-keterampilan yang di hasilkan harus mempunyai kontribusi besar dalam menghasilkan sosoksumber daya manusia, karena saat ini sangat di butuhkan orang-orang yang mempunyai kapasitas di bidang keterampilan sehingga mereka mendapatkan hidup yang lebih layak.
Hudaya menambahkan, Dinas Pendidikan Prov.Banten akan terus berupaya terkait dengan indeks komulatif (IPK), karena Prov.Banten pada saat ini masih rendah, di antara nya keaksaraan, karena penduduk di wilayah Banten dari mulai usia dinisekitar usia 15 tahun – 49 tahun masuk dalam katagori buta aksara, akan tetapi pihak kami akan terus berupaya untuk melakukanmenuntaskan permasalahan pada buta huruf.Ada progran Dinas Pendidikan Prov.Banten yang di prioritaskan adalah program Anak Usia Dini (PAUD), pihak kami juga akan mendorong dan melaksanakan pada setiap Desa harus memiliki lembaga Pendidikan Usia Dini, da sekitar kurang lebih 269 Desa yang belum mempunyai lembaga Pendidikan Usia Dini.  Pada tahun 2014 ini kami akan mengundang lembaga PAUD di 100 Desa, karena pendidikan perlu di pandu dengan sebuah proses yang stimulasi terfokus dan harus melibatkan semua elemen masyarakat, dengan terselenggaranya Rapat koordinasi ini merupakan hal yang sangat penting karena terkait langsung dengan pihak Kab / Kota Prov.Banten, termasuk lembaga organisasi resmi, karena hal ini Dinas Pendidikan Prov.Bantenmempunyai peranan penting untuk melaksanakan program khususnya di bidang PNFI. Dalam rapat koordinasi tentunya pihak Kab / Kota memberikan informasi yang lebih banyak dalam permasalahan dari masyarakat. Ungkapnya
Di tempat terpisah, Abdul Majid Kepala Bidang Pendidikan Non-Formal dan Informasi (PNFI) pada Dinas Pendidikan Prov.Banten mengatakan di ruang kerja nya, dalam rapat koordinasi dengan pihak Kab / Kota Prov.Banten sebagai bentuk kebijakan yang sangat strategis dalam menjalankan program pembangunan di bidang pendidikan, yang mana sangat terarah pada pelaksanaan kinerja nya seperti hal nya Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Keaksaraan, Pendidikan Kecakapan Hidup, Pengutamaan Gender, dan juga Peningkatan Mutu Pendidikan, karena Dinas Pendidikan dalam peranan nya untuk memberikan dorongan dan motifasi kepada Dinas Kab / Kota Prov.Banten dalam melaksanakan program pebangunan di bidang pendidikan. Dan juga untuk meningkatkan mutu kualitas demi terwujud nya masyarakat yang cerdas dan berbudaya, rapat koordinas ini sangat lah penting dengan pihak Kab / Kota Prov.Banten, pihak kami juga akan membantu dan memberikan dorongan juga memberikan fasilitas demi perbaikan pembangunan pendidikan, serta memperbaiki peringkat indeks pembangunan di Prov.Banten.
Majid menambahkan, dalam rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab / Kota  Prov.Banten di harapkan selalu menjalin kerjasama dan memberikan informasi dengan permasalahan yang ada, dan juga bisa memberikan usulan program-program di bidang pendidikan untuk di laksanakan bersama-sama, sehingga program pembangunan di bidang pendidikan Prov.Banten dapat terwujud dengan hasil yang baik. Kami juga meminta untuk Kab / Kota  Prov.Banten untuk saling membantu dalam program di bidang pendidikan ini.Ungkap nya (neng)


DINAS PERTANIAN & PETERNAKAN PROV.BANTEN CEPAT TANGGAP TERHADAP PENYAKIT SURRA PADA HEWAN TERNAK

DINAS PERTANIAN & PETERNAKAN PROV.BANTEN CEPAT TANGGAP TERHADAP PENYAKIT SURRA PADA HEWAN TERNAK

Banten –Berita Rakyat News .Com, Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh Balai Penyelidikan dan Pengujian Veteriner (BPPV) Subang telah mengetahui tertanggal 5 Mei 2013 bahwa Wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang telah di temukan penyakit Surra (Trypanosomasis) pada hewan Kerbau, adapun penyakit Surra ini terletak di Desa Calung Bungur Kecamatan Sajira, dan juga Unit Pelayanan Tekhnik (UPT) Sapi Bojong Leles Kecamatan Cibadak di Desa Bojong Leles. Pada tanggal 10 September 2013 di Desa Bojong Leles Kabupaten Pandeglang talah di survei pada hewan ternak Kerbau, dan juga wilayah Desa Kertasana Kecamatan Pagelaran telah diambil sampel nya oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Prov.Banten.
Ir.H.Agus M Tauchid S.Msi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Prov.Banten mengatakan di ruang kerja nya,  team Dinas Pertanian dan Peternakan Prov.Banten telah melakukan konsultasi dan berkoordinasi ke Direktorat Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian di Jakarta, terkait penyakit Surra pada hewan ternak pihak Pemerintah Pusat langsung tanggap kepada penyakit Surra yang sudah menyebar di wilayah Banten, dan pihak kami mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian Pusat berupa Obat Anti Lalat, Obat Anemia, dan buku pedoman pengendalian dan penanggulanganpenyakit Surra ini, dan pihak kami beserta team kembali melakukan investigasi dan respon ke kampung Karian Desa Culung Bungur Kecamatan Sajira Kab.Lebak kita telah mengambil sampel sebanyak 7 dengan Tryponil pada semua hewan ternak kerbau beserta kandang edan sekitar nya, untuk UPT hewan ternak sapi yang berada di Bojong Leles Kabupaten Lebak pihak kita juga telah melakukan terapi antibiotik dan vitamin pada hewan kerbau. Dengan adanya surat pemeberitahuan dari Direktorat Kesehatan Hewan pihak Dinas kami mendapatkan bantuan diantara nya obat Surra sebanyak 600 sachet, Anti Lalat 350 sachet dan buku pedoman, dan pihak kami pun akan selalu berkoordinasiuntuk penyidikan di wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang. Ungkap Agus
Di tempat terpisah, H.Asep Mulya Hidayat SP.MMA Kepala Bidang Produksi Peternakan pada DISTANAK Prov.Banten mengatakan diruang kerja nyam pihak kami akan terus berupaya pencegahan dan melakukan pengendalian pada penyakit Brucellosis dan Surra dalam pengadaan ternak sapi dan kerbau yang berada di wilayah Prov.Banten khusus nya. Kami menghimbau kepada masyarakat Banten kepada para peternak sapid an kerbau harus melakukan keterangan surat dari Dokter Kesehatan Hewan, jika hewan ternak yang baru masuk daerah harus terbebas dari Brucellosis dengan uji Rose Bengal Test (RBT) untuk ternak yang belum di vaksinasi Brucellosis, dan juga harus melakukan pemeriksaan ulang terhadap ternak yang sudah masuk 30 hari s/d 60 hari di lokasi, bila hasil uji RBT positif dilanjutkan dengan uji Comolement Fixation Test (CFT), jika CFT positif maka dilakukan pemotongan bersyarat di bawah pengawasan Dokter Hewan Pemerintah. Ungkap nya
H.Asep menambahkan, untuk hewan ternak kerbau dan sapi dijadikan ternak bibit, maka ada langkah-langkah yang harus diperhatikan secara seriusseperti hal nya hewan harus dinyatakan negative pada uji cepat dengan pemeriksaan ulas darah dan  Microhematokrit (MHCT), sebelum di kirim hewan harus di beri pengobatan untuk tujuan pencegahan (Profilaksis), untuk pengiriman hewan harus dilakukan pada malam hari dan di tamping pada kandang yang terlindung dari vector, dan juga ternak hewan yang sudah masuk lokasi harus di periksa setiap 2-3 minggu selama 2-3 se bulan, untuk melihat gejala klinis dan pengujian laboratorium kita juga telah mengambil sampel di Cijeruk Bogor kandang penampungan penyedia barang, sekitar 53 ekor sampel positif 2 ekor negativw, dan 80 ekorpemberian triponil antibiotic dan vitamin. Di kandang. Kelompok yang ada di Kecamatan Cisata Kabupaten Pndeglang hewan ternak sekitar 20 ekor, Kecamatan Cileles 16 ekor, Kecamatan Menes 20 ekor, telah diambil sampel nya, sedangkan di Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang hewan ternak sekitar 20 ekor yang positif terjangkit penyakit surra, 2 ekor negative, sedangkan untuk sampel di Sitandu sekitar 20 ekor positif 3 ekor negative 1 ekor mati telah dilakukan bedah 2 ekor masih hidup, dan untuk pengambilan sampel di kandang kelompok ternak yang berada di Perumahan Korem Kecamatan Cipocok Kota Serang yang mana untuk di kirim ke wilayah Kecamatan Malimping 13 ekor semuanya negative. Ungkap nya (neng)


DINAS KESEHATAN PROV.BANTEN PERINGATI HARI KESEHATAN SE-DUNIA

DINAS KESEHATAN PROV.BANTEN PERINGATI HARI KESEHATAN SE-DUNIA

Banten-Berita Rakyat News.Com, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan Prov.Banten telah memperingati Hari Kesehatan Dunia beberapa waktu yang lalu, Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Se-Dunia ini, seluruh jajaran pejabat serta para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten  menggelar senam bersama bertempat di lapangan KP3B, curug Kota Serang Selasa, .Peringatan Hari Kesehatan Dunia  dimeriahkan dengan senam bersama para pegawai dan masyarakat difokuskan pada kampanye pengendalian penyakit tular vektor  yang menyebabkan masalah kesehatan masyarakat. Acara ini diikuti Plt Gubernur Banten Rano Karno. Hadir pula mengikuti acara ini Sekertaris Daerah (Sekda) Banten Muhadi juga beberapa kepala daerah kab/kota antara lain Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, wakil Walikota Tangerang syahrudin, dan Wabup Tangerang hermansyah.

Dalam acara Hari Kesehatan Dunia ini H.Rano Karno Wakil Gubernur Prov.Banten menyerahkan Sertifikat Eliminasi Malaria bagi enam kab/kota di Prov.Banten diantara nya Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan yang telah mendapat sertifikat eliminasi malaria di antara sejumlah 200 kab/kota se Indonesia dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.       Wakil Gubernur Banten H.Rano Karno  dakam sambutannya menyampaikan, saat ini Banten sedang mengupayakan pada dua kabupaten lagi yang tersisa yang belum mendapat sertifikat eliminasi karena dianggap belum terbebas dari kasus malaria indigenous selama 3 tahun berturut-turut. Kedua kabupaten itu adalah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. "Secara nasional sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan no. 293/menkes/sk/iv/2009, sedangkan untuk provinsi Banten telah diprogramkan target eliminasi terbebas dari malaria sampai tahun 2015," Ungkap Rano
 H.Rano Karno menambahkan  bahwa keberhasilan pengendalian penyakit tular vektor sangat ditentukan oleh kemitraan antar anggota masyarakat dan kemitraan antara pemerintah serta ditunjang komitmen seluruh jajaran pemerintah di kab/kota serta dukungan seluruh lapisan masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi dan organisasi keagamaan serta kalangan swasta.      
 kota akan melakukan secara bertahap di enam kabupaten/kota Prov.Banten yang telah berhasil mencapai eliminasi melalui pengukuhan Kemenkes RI sebagai kab/kota eliminasi malaria. "keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa Provinsi Banten telah mampu melakukan eliminasi malaria yang merupakan salah satu sasaran dari millenium development goals (Mdgs),"     saya selaku Wakil Gubernur Prov.Banten  berharap melalui momentum peringatan Hari Kesehatan Se-Dunia agar jajaran kesehatan  terus melakukan langkah-langkah yang efektif serta nyata dalam pemberantasan penyakit malaria.   Paling tidak saya menginstruksikan tiga hal kepada dinas terkait yaitu tingkatkan pendidikan atau edukasi, sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat luas melalui berbagai cara dan media, kedua meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan. dan  menghimbau kepada masyarakat supaya memelihara lingkungan yang bersih dan sehat. Ungkap nya
Di tempat terpisah Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi.Banten, Ir.H.M Yanuar mengatakan di ruang kerja nya, saat ini gerakan intensifikasi pengendaian malaria telah dikembangkan melalui kemitraan dengan komponen masyarakat.  Sedangkan persiapan untuk wilayah Prov.Banten dalam mencapai eliminasi malaria telah difokuskan kepada dua kabupaten/kota yang belum mencapai target yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan, pembentukan Pos Malaria Desa (POSMALDES). Pihak kami juga akan memberikan pengobatan untuk para penderita malaria serta melakukan follow up untuk memantau keberhasilan pengobatan, mengacu pada rumusan pengobatan WHO menggunakan pengobatan kepada penderita dengan terapi kombinasi artesunate yang lebih memungkinkan penderita malaria untuk sembuh secara total. 
Hadir pula mengikuti acara ini Sekertaris Daerah (Sekda) Banten Muhadi juga beberapa kepala daerah kab/kota antara lain Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, wakil Walikota Tangerang syahrudin, dan Wabup Tangerang hermansyah.(Neng)


Umum

Ekonomi

Diberdayakan oleh Blogger.

Kesehatan

Nusantara

Hukum

 

Umum | Politik | Hukum | Narkoba | Wawancara | Ekonomi | Kesehatan | Nusantara | Pendidikan | Redaksi
Copyright © 2013. - All Rights Reserved design by Kios Website