Berita Terkini :

Headline :Jembatan Raja Kecik Kota Batam

AMBON, Beritarakyatnews.com - Berkas dukungan dua pasangan Cagub independen dikembalikan setelah rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Maluku....... Baca selengkapnya
1 2 3 4 5 6

Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau,Harus Mengetahui

Written By zai zainuddin on Rabu, 17 September 2014 | 04.37

  Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau,Harus Mengetahui



Berita Rakyat News-Barak Sumatera- Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau,Harus mengetahui pekerjaan Pemeliharaan Rutin Jembatan yang dilaksanakan oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah I Kepri, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Sumbar.
Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 13/PRT/M/2011 tentang tata cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan. Pasal 18  Pemeliharaan Jalan sebagaimana dimaksud ayat (1) dilakukan sepanjang tahun,meliputi kegiatan pemeliharaan/pembersihan bahu jalan ,pemeliharaan sistem drainace (dengan tujuan untuk memelihara fungsi dan untuk memperkecil kerusakan pada sturuktur atau permukaan jalan dan harus dibersihkan terus menerus dari lumpur ,tumpukan kotoran dan sampah,pemeliharaan /pembersihan rumaja,pemeliharaan pemotongan tumbuhan/tanaman liar(Rumput rumputan,semak belukar,dan pepohonan)di dalam rumija,pengisian celah/retak permukaan (sealing).
“Masyarakat dapat melihat keadaan jembatan di Kota Batam Kepri, disekeliling jembatan penuh dengan tumbuhan rumput dan tumpukan sampah dan kotor,”yang artinya dikerjakan asal-asalan, anggaran pemeliharaan rutin setiap tahun terkucur,”miliaran, dimakan siluman, “pejabat penyelenggara jalan, adalah  penghisap darah rakyat, sebaiknya di pecat dan diberhentikan,jangan terlalu banyak darah rayat di isap.
Belum lama ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Sumbar menjawab surat konfirmasi LSM Barak Sumatera, “Pemeliharaan Rutin Jembatan Kota Batam anggaran tahun 2013 dikerjakan asal-asalan kemudian, “diperbaiki menggunakan anggaran pemeliharaan rutin tahun 2014,  “Dimana peraturannya Rutin 2013, dilaksanakan 2014”

Data Pemeliharaan Rutin Tahun 2013:
PPK 2 Pulau Batam dan Pulau Galang Provinsi Kepulauan Riau
pemeliharaan Rutin Jembatan Nusa Batam B Kepulauan Riau           7,500,000
Pemeliharaan Rutin Jembatan Nongsa Kepulauan Riau                     81,300,000;
Pemeliharaan Rutin Jembatan Raja Ali Haji Kepulauan Riau           270,000,000;
Pemeliharaan Rutin Jembatan Sultan Zenal Abidin Kepulauan Riau 365,000,000;
Pemeliharaan Rutin JembatanTaunku Tambusai Kepulauan Riau     385,000,000;
Pemeliharaan Rutin Jembatan Raja Kecil Kepulauan Riau                   180,000,000;


Pihak Kementerian PU tidak pernah peduli dengan laporan masyarakat, “buktinya kami sudah menyampaikan surat konfirmasi kepada Kasatker ,ke Balai II Sumbar dan terahir data gambar , temuan dilapangan termasuk data anggaran, sudah kami sampaikan kepada Inspektorat Jendral Kementerian Pekerjaan Umum, “Tidak ada satupun pejabat kementerian PU yang dapat memberikan jawaban ataupun tanggapan samasekali,” ternyata kementerian PU sudah TULI terhadap keluhan masyarakat, “Kemmenterian pu tidak pernah menghormati PPRI No.71 th 2000 dan U.U Nomor 14 th 2008.
Kami minta kepada Kementerian PU sebaiknya  BERTINDAK TEGAS KEPADA SATKER YANG MELANGGAR ATURAN, karena hanya menghabisakan uang negara. Dan tidak pernah peduli dengan keluhan masyarakat. (AKTIFIS BARAK SUMATERA)***




KEPALA PERWAKILAN SINAR PAGI BARU MENJADI KETUA “Perkumpulan Forum Wartawan Banten”

Written By zai zainuddin on Jumat, 05 September 2014 | 06.27

KEPALA PERWAKILAN SINAR PAGI BARU MENJADI KETUA
“Perkumpulan Forum Wartawan Banten”

Banten. Berita Rakyat News. Berdasarkan hasil musyawarah dari teman-teman wartawan yang tergabung dari Forum Perkumpulan Wartawan Prov.Banten dengan suara sekitar 40 wartawan dari berbagai media masa baik local maupun Nasional.  Zulkaeda dari wartawan Harian Sinar Pagi perwakilan Prov.Banten telah terpilih sebagai ketua pada masa bakti 2014-2015. Dan juga sesuai dengan Akte Notaris yang membuat nya Rini Fajarini Dewi SH, dan terdaftar di Pengadilan Negeri Serang tertanggal 4 September 2014.
Zulkaeda merupakan sosok dan pribadi nya sudah tidak di ragukan lagi, karena beliau sudah sangat lama  berkecimpung di dunia jurnalistik hampir 20 tahun lebih, beliau juga sering memberikan saran-saran dan motifasi yang sangat baik kepada semua kalangan wartawan baik media cetak dan media elektronik, bagaimana cara-cara dalam menjalankan tugas sebagai jurnalistik, bagaimana menghadapi seorang pejabat yang susah di temui. Beliau juga sangat perduli dengan para wartawan yang ada di wilayah Prov.Banten.

Zulakeda aktif menjalankan jurnalistik nya, baik di Pemerintah Prov.Banten, TNI, Polri, Kejaksaan. Kejati, Polda Banten dan juga kalangan di wiraswasta (pengusaha) yang ada di wilayah Prov.Banten. Tentunya ada harapan buat beliau sebagai ketua Perkumpulan Forum Wartawan Banten diantara nya mensejahterakan anggota, memajukan perkumpulan forum Wartawan Banten, untuk menyatukan persepsi antara wartawan anggota nya dengan wartawan yang lainnya, sehingga para wartawan yang ada di wilayah Prov.Banten mempunyai martabat dan di hargai oleh semua instansi dan birokrasi. Tentunya beliau juga sudah banyak kemitraan nya di semua kalangan, karena kemitraan ini sesuai dengan amanat undang-undang No.40 Tahun 1999 Tentang Pers, dan juga sesuai dengan amanat undang-undang No.14 Tahun 2008 yang harus menganut azas keterbukaan dan transparansi keterbukaan public. Harapan dari beliau inti nya untuk mensejahterakan anggota nya, memajukan perkumpulan forum wartawan Banten, di samping itu pula beliau akan mengagendakan untuk pertemuan-pertemuan dengan kalangan semua instansi (copy moorning), beliau juga akan melakukan copy moorning ke instansi sebulan sekali, ini merupakan tujuan dari kerjasama / kemitraan di semua kalangan, baik Pemerintah Daerah maupun kalangan swasta (pengusaha) yang ada di wilayah Prov.Banten. (neng)

KEPALA BALAI II PADANG HANYA MENERIMA LAPORAN DARI PPK02 BATAM

Written By zai zainuddin on Kamis, 04 September 2014 | 09.01

KEPALA BALAI II PADANG HANYA MENERIMA LAPORAN DARI PPK02 BATAM



Jakarta Berita Rakyat News -Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Sumatera Barat, hanya menerima laporan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 02) Pulau Batam Kepri,terkait kegiatan Pemeliharaan Rutin Jembatan Pulau Batam anggaran tahun 2013.
Kepala Balai II Sumbar, melalui surat klarifikasinya,mengatakan jembatan yang rusak sudah diperbaiki,menggunakan anggaran 2014, atas laporan PPK 02 Pulau Batam,”Seharusnya untuk memperbaiki jembatan yang rusak dan pembersihan disekitar jembatan ,harus menggunaka anggaran 2013,”Bukan menggunakan anggaran 2014, pasalnya anggaran pemeliharaan Rutin Jalan dan jembatan dilaksanakan selama satu tahun, “Angaran Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan, dilaksanakan Asal-Asalan, LSM Barak,meminta Aparat Hukum melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan Pemeliharaan Rutin jalan dan jembatan yang dilaksanakan oleh PPK 02 Pulau Batam Kasatker wilayah I Kepulauan Riau yang dipimpin BBPJN II Sumbar.


Begitu ringannya kepala balai II memberikan jawaban,mengatakan pelaksanaan rutin jalan dan jembatan sudah sesuai standar kementerian pekerjaan umum,”mungkin orang awam terhadap pengertian jalan,”Bisa percaya begitu saja,”Namun LSM Barak sangatlah mengerti apa saja yang harus dilaksanakan,terhadap jalan yang sudah melalui pemprograman seperti pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, Berkala,Peningkatan dan Pembangunan, “Tentu harus disesuaikan dengan spesifikasi teknis yang sudah menjadi ketetapannya, dalam waktu dekat LSM Barak akan segera melanjutkan kepada aparat penegak hukum, “semua pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, yang ada di Provinsi Sumbar,Riau,Kepri dan Jambi.(ZAINUDDIN KETAU LSM BARAK )**** 

85 ANGGOTA DPRD PROV BANTEN DI LANTIK

Written By zai zainuddin on Senin, 01 September 2014 | 22.13


Banten, Berita Rakyat News, Sebanyak 85 Anggota DPRD Banten terpilih hasil Pemilu legislatif 2014 yang lalu, telah  diambil sumpah dalam rapat paripurna istimewa DPRD Prov. Banten, Senin (1/92014). Di Gedung DPRD Prov.Banten Paripurna dengan agenda pengucapan sumpah janji anggota DPRD Prov.Banten ini dipimpin oleh Ketua DPRD Prov.Banten Aeng Haerudin pada masa jabatan periode 2009-2014.
Sedangkan untuk pengambilan sumpah para  anggota DPRD Prov. Banten terpilih dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banten Arwan Byrin SH MH dan diikuti penandatanganan sumpah jabatan oleh anggota DPRD Banten terpilih periode 2014-2019. Pelantikan 85 anggota DPRD Prov.Banten terpilih dihadiri sejumlah kepala daerah diantaranya Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, Wakil Walikota Serang H. Sulhi Choir, Walikota Tangerang Arief Wismansyah dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, dan hadir pula  perwakilan dari DPRD DKI Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten Banten, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten, elemen TNI dan Polri, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Sebanyak 85 anggota DPRD Prov.Banten terpilih yang dilantik tersebut terdiri atas 15 anggota dari PDI-P, Partai Golkar 15 kursi, Partai Nasdem 5 kursi, PKS 8 kursi, Partai Gerindra 10 kursi, Demokrat 8 kursi, PAN 3 kursi, PPP 8 kursi serta Hanura 6 kursi. Ketua DPRD Banten periode 2009-2014 Aeng Haerudin dalam sambutan nya memohon maaf kepada seluruh elemen masyarakat Prov.Banten apabila dalam menjalankan tugas legislatif yang lalu belum maksimal. Kami atas nama pimpinan memohon maaf apabila selama menjalankan tugas belum memenuhi harapan masyarakat Banten. Seperti pepatah tidak ada gading yang tak retak, dan kami pun mengucapkan selamat kepada anggota dewan terpilih yang akan menjalankan tugas periode 2014-2019.

Dalam siding Istimewa Pelantikan ini  diikuti oleh pemberhentian anggota dewan yang lama melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 161.36-3440 tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Banten masa jabatan 2009-2014.Sementara pelantikan anggota Dewan terpilih pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 161.36-3441 tentang peresmian anggota DPRD Banten periode 2014-2019. Seusai pengambilan sumpah dan janji diserahkan pimpinan DPRD Banten sementara Asep Rahmatullah.menyatakan DPRD Prov.Banten berkomitmen untuk mengawasi secara ketat pengelolaan keuangan APBD Banten sehingga mendapat opini wajar tanpa mengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan.dan kami siap merasionalisasikan anggaran yang ada, mengefektifkan fungsi pengawasan sehingga ke depan penggunaan anggaran benar-benar untuk kepentingan rakyat dan sesuai dengan aturan, hasil temuan BPK serta tidak memberikan opini terhadap laporan keuangan Provinsi Banten 2013 menjadi pelajaran berharga bagi anggota DPRD Banten untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap tata penglolaan anggaran APBD Prov.Banten. para anggota DPRD Prov.Banten yang baru juga harus melakukan evaluasi terhadap RPJMD Banten 2012-2017.Kami juga siap mengawal reformasi birokrasi di Banten serta membangun sinergi dengan eksekutif,"kata politisi PDI Perjuangan Banten tersebut.(adv/neng)

Tiga Tahanan Mapolda Banten Kabur

Tiga Tahanan Mapolda Banten Kabur
Banten. Berita Rakyat News . Di Kantor Mapolda Banten telah digegerkan dengan kaburnya tiga tahanan narkotika, yaitu denga inisial VPN (29 thn) yang merupakan mantan anggota Polda Sumatera Barat, DP (22 thn), dan H (33 thn) pada hari Sabtu (30/8/2014) kemarin.
Berdasarkan sumber di Mapolda Banten, ketiga tahanan narkotika yang berhasil kabur ternyata telah berkenalan dengan seseorang yang berada di Rutan Mapolda Banten. Merasa senasib dengan  ketiga tahanan ini, ternyata ke tiga tahanan ini sudah lama merencanakan untuk kabur dari Rutan Mapolda Banten. Sebelum merencanakan kabur, ketiga tahanan ini mulai melakukan komunikasi dengan kedua oknum petugas penjaga. Dengan iming-iming akan memberikan sejumlah uang, dari tiga tahanan narkotika dan dua oknum petugas berembuk bersama untuk merencanakan skenario melarikan diri. Kelemahan dari penjagaan di Mapolda Banten pada hari libur, yaitu Sabtu dan Minggu dijadikan pilihan hari untuk melarikan diri. Bahkan, oknum petugas tersebut sudah sempat membuat kunci tahanan sel Rutan Polda Banten. Beberapa kali, ketiga tahanan ini akan melarikan diri dari Rutan Mapolda Banten. Namun, hal itu urung dilakukan, karena kondisi yang tidak kondusif untuk melarikan diri. Tepat Sabtu (30/8/2014) kemarin, akhirnya dengan menggunakan mobil rental yang diparkir tidak jauh dari Rutan Polda Banten dan dibantu oleh dua oknum petugas, akhirnya rencana pelarian tersebut dilakukan oleh ketiga tahanan narkotika tersebut. Akan tetapi ke tiga tahanan tersebut  gagal dilaksanakan , DP (22 thn) salah seorang tahanan narkotika yang kabur tersebut berhasil ditangkap oleh anggota narkotika Polda Banten di wilayah Cilegon. Sedangkan kedua tahanan lainnya VPN (29 thn) dan H (33 tahun), masih dalam pengejaran tim gabungan Polda Banten. (neng)



MANTAN KEPALA BIDANG BMYR PROV.BANTEN JADI TERSANGKA

MANTAN KEPALA BIDANG BMYR PROV.BANTEN JADI TERSANGKA
Banten. Berita Rakyat News – Dalam pembangunan yang ada di Pemerintah Prov.Banten melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Prov.Banten, dalam pembangunan jalan dan jembatan betonisasi yang berada di wilayah Jalan Terate Banten Lama  Desa Banten Lama Kecamatan Kasemen Kota Serang, betonisasi ini dilaksanakan sepanjang 900 meter, akan tetai pembangunan Jalan Terate Lama kini bermasalah dengan keruagian uang Negara sebesar Rp.200 juta. Dan pembangunan Jalan Terate sudah masuk berkas nya di Kejari Serang. Proyek dari APBD 2011 itu dikerjakan oleh PT Wijaya Daru Utama itu telah merugikan keuangan negara Rp209 juta. Dalam kasus ini, Muchtar selaku Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) telah mengembalikan kerugian uang negara tersebut. Perkara korupsi ini diusut Kejari Serang sejak akhir 2012 silam. Hasil pemeriksaan fisik Jalan Terate Banten Lama oleh tim ahli dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong dan LKPP Untirta menyatakan, lapisan beton yang dibangun tidak sesuai spesifikasi.

Sandi Rozali Nursubhan Kasi Pidsus Kejari Serang berkas perkara akan segera di limpahkan, setelah menerima hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan pihak kami pun sudah menerima nya, hasil audit tersebut telah merugikan uang Negara sebesar Rp.200 juta. Tim penyidik Kejari Serang saat ini sedang merampungkan berkas perkara tersebut. Jika sudah selesai, maka berkas perkara akan segera dilimpahkan ke PN Serang. "target saya, bulan ini sudah bisa disidangkan, Ungkap nya.
Sejumlah saksi yang telah diperiksa, di antaranya Kabid Bina Program DBMTR Provinsi Banten Diantoto Sukatoni, Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan DBMTR Provinsi Banten Fransisco, dan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang Selatan Retno Prawati. (neng)


DINAS KEHUTANAN BANTEN PRIORITASKAN KEGIATAN HASIL HUTAN

DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN PROV.BANTEN PRIORITASKAN KEGIATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU
Banten, Berita Rakyat News. Hutan merupakan sumber daya alam yang memiliki potensi untuk memberikan manfaat kepada manusia, juga manfaat nya yang multiguna seperti hal nya hasil kayu, dan juga hasil hutan bukan kayu. Hasil riset menunjukkan bahwa hasil hutan kayu dari ekosistem hutan sebesa 10 %, sedangkan hasil hutan bukan kayu sebesar 90 %. Menurut UU Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999, bahwa hasil hutan bukan kayu merupakan hutan hayati maupun non hayati, sedangkan menurut FAO (2000) adalah barang goods yang di hasilkan benda hayati, selain kayu yang berasal dari hutan atau lahan sejenis. Dalam Peraturan Menetri Kehutanan Nomor P.35/Menhut-II/2007 Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) merupakan hasil hutan hayati baik nabati maupun hewani beserta produk turunan dan budi daya.
Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) memiliki Sumadiwangsa (2000) dan dapat di manfaatkan oleh masyarakat diantara nya, Getah Jelutung, Getah Merah, Getah Balam, dan Getah Karet Alam, untuk Tanim diantara nya, Pinang, Gambir, Rhizophora, Bruguiera, Resin diantara nya Gaharu, Kemedangan, Jernang, Damar Mata Kucing, Damar Batu, Damar Rasak dan Minyak Kayu Manis, sedangkan Minyak Astiri diantara nya Minyak Gaharu, Minyak Kayu Putih, Minyak Keruing, Minyak Lawang, dan Minyak Kayu Manis. Ada juga Madu diantara nya Apis Dorsata dan Apis Melliafera, untuk Rotan dan Bambu diantara nya segala jenis rotan, bambu dan Nibung. Untuk penghasil Karbohidrat dantara nya Sagu, Aren, Nipah, dan Sukun, sedangkan hasil hewan sendiri seperti hal nya Sutra Alam, Lilin Lebah, Aneka Hewan yang tidak di lindungi. Dan untuk tumbuhan obat dan Tanaman Hias seperti halnya Aneka Tumbuhan obat dari hutan, Anggrek hutan, Palmae dan Pakis.
Ir.H.Suyitno Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Prov.Banten mengatakan di ruang kerja nya, bahwa pihak kami akan memprioritas kan kegiatan pada hasil hutan bukan kayu, karena HHBK sendiri secara ekonomi dapat memberikan peluang untuk mendapatkan penghasilan pendapatan, juga kesejahteraan kepada masyarakat, tentu nya dalam hal ini harus ada strategi dalam pengembangan usahanya, sehingga secara intensif dapat memberikan kontribusi yang signifikan. Dalam hal ini ada beberapa hambatan yang kami hadapi seperti hal nya pengembangan dan pemanfaatan nya pada HHBK itu sendiri, karena selama ini bertumpu pada pemungutan dari hutan alam dan bukan dari hasil budidaya, sehingga ketika alam rusak pasokan HHBK juga ikut rusak. Ungkap nya
Suyitno menambahkan, dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.35/Menhut-II/2007 tentang hasil hutan bukan kayu mempunyai kewajiban untuk mengembangkan tanaman HHBK secara serius, komoditas HHBK sangat beragam di setiap daerah sehingga melibatkan berbagai pihak dalam memproses hasil nya, maka perlu adanya strategi dalam pengembangan HHBK itu sendiri, dan memilih jenis yang di prioritaskan.Untuk jenis yang di prioritaskan maupun yang di unggulkan berdasarkan pada criteria, indicator dan standar yang di tetapkan olewh pemerintah setempat. Ungkap Suyitno
Di tempat terpisah Aas Setiawati S.p kepala Seksi Pemanfaatan Aneka Usaha pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Prov.Banten mengatakan, bahwa pihak kami akan terus berupaya meningkatkan program pada Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang ada di wilayah Prov.Banten, pihak kami pun sudah mengagendakan pada setiap tahun nya untuk melakukan kegiatan-kegiatan dan monitoring dalam melaksanakan program HHBK, dan kami pun mengacu kepada Peraturan Menteri Kehutanan RI Nomor P.21/Menhut-II/2009 tentang criteria dan indicator penetapan jenis hasil hutan bukankayu, karena program kegiatan ini memberikan pengertian kepada masayarakat, seperti halnya hasil hutan benda-benda hayati, non hayati dan turunannya, serta jasa yang berasal dari hutan, selain itu hutan merupakan suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati, yang di dominasikan pada pepohonan dalam persekutuan alam lingkungan yang satu dengan lain nya tidak dapat dipisahkan, hasil hutan bukan kayu merupakan hasil hutan hayati yang baik nabati maupun hayati beserta produk turunan dan budidaya, kecuali kayu yang berasal dari hutan. Ungkap nya

Aas menambah kan, dalam pribadi saya, saya akan memprioritaskan kegiatan pada budidaya jamur tiram, karena jarum tiram ini merupakan sumber bahan pangan yang bernilai gizi yang sangat tinggi, mengandung protein, karbohidrat, lemak, mineral, dan vitamin, dan ini sudah terbukti dapat memecahkan problema malnutrisi dan penyakit. Dan pihak kami pun akan terus berupaya dalam pengembangan usaha nya, karena produksi jamur tiram ini sangat lah tidak sulit, budidaya jamur tiram ini hanya menggunakan media dari limbah saja yaitu serbuk kayu yang sudah di gergaji, budidaya jamur tiram hanya memerlukan suhu yang baik seperti hal nya kelembaban, keasaman, cahaya, nutrisi dan kandungan air.Pembibitan jamur tiram ini harus jauh dari ketinggian laut sekitar 400-800 meter, untuk kisaran temperature suhu untuk petumbuhan jamur tiram sekitar 15 celcius  hingga 30 celcius, sedangkan untuk temperature optimum mencapai 22 celcius sampai 28 celicius. Dalam tekhnik jamur tiram di butuhkan pembibitan nya, pembuatan biakan murni, inokulasi, penyiapan bibit. Pertumbuhan jamur Tiram di perlukan persiapan bahan media pertumbuhan jamur nya, pengemasan media pertumbuhan jamur, sterilisasi, Inokulasi atau pembibitan, Inkubasi, pertumbuhan tubuh buah jamur, dan  pemeliharaan nya. Mengenai panen dan pasca panen tentunya kita berharap masalah pemanen nya, disamping itu pula perlu ada nya penanganan pasca panen, sehingga jamur tiram ini bias di pasarkan dalam pemasaran nya. Dalam pemasaran ini juga di perlukan manajemen usaha jamur tiram nya sehingga dalam pengelolaanya lebih baik dan aman. Ungkap Aas (*neng*)

Umum

Ekonomi

Diberdayakan oleh Blogger.

Kesehatan

Nusantara

Hukum

 

Umum | Politik | Hukum | Narkoba | Wawancara | Ekonomi | Kesehatan | Nusantara | Pendidikan | Redaksi
Copyright © 2013. - All Rights Reserved design by Kios Website